Sinopsis Cansu Hazal 2 Rabu 10 Agustus – Episode 48

dalam Cansu Hazal 2

Sinopsis Cansu Hazal 2 Rabu 10 Agustus - Episode 48

Ozkan masih bersama Engin tapi gak beberapa lama Engin pergi meninggalkan Ozkan.

Cihan mendatangi apartemen Gulseren. Diam mengetuk pintu dengan keras padahal Gulseren sendiri sedang pergi makan di resto bersama Deriya, mereka asik mengobrol dan Gulseren tidak tahu jika Cihan menelponnya.

Sinopsis Cansu & Hazal 2 Episode 48

Ozkan yang sedang mabuk berdiri di depan halaman apartemen Gulseren, ia berteriak2 memanggil Gulseren. Cihan ya g hendak pulang melihatnya dan berkata jika Gulseren tidak ada di rumah. Zkan pun kembali berteriak2 gak karuan. ia terus meracau lalu hendak memukul Cihan tapi Cihan berhasil menangkisnya. Ozkan pun menangis menceritakan nasib buruknya. Cihan memahami jika Ozkan sedang putus asa, Cihan pun membawanya masuk ke dalam mobilnya dan mengantarnya pulang.

Gulseren masih berbincang2 dengan Deriya, sementara mobil Cihan telah sampai berada di depan apartemen Keriman. Cihan membantu Ozkan turun dari mobil dan mengantarnya masuk ke dalam. Keriman terkejut melihat Ozkan diantar pulang oleh Cihan. Berdua dengan Keriman, Cihan membawa Ozkan ke kamarnya. Setelah itu Keriman mengucapkan rasa terima kasihnya pada Cihan. Cihan pun kemudian beranjak pergi. Keriman mengomel sendiri merasakan ulah Ozkan.

Yildirim ragu2 ketika akan masuk ke kamar Candan tapin akhirnya ia memencet beldannCandan membukakan pintu untuknya.  Candan telah menyiapkan dinner romantis untuk Yildirim. Mereka pun lalu bermesraan.

Cihan kembali ke apartemennya. ia melihat Hazal tertidur di sofa karena menunggunya. Lalu ia membangunkan Hazal dan menyuruhnya pindah ke kamar. Saat akan ke kamar, Hazal mendengar Cansu menelpon Cihan. Hazal pun menguping pembicaraan mereka. Cansu membicarakan tentang Deniz pada ayahnya.
Cansu menemui Dilara di ruang kerja dan memberikan ponselnya pada Dilara. Cihan menanyakan kabar Dilara. Sementara itu Harun menemui ayah angkatnya di kafe. Mereka membicarakan Dilara.

Dilara sedang melamun di kamarnya, ia mengingat kebersamaannya dengan Harun dan juga saat Harun melamarnya.

Pagi harinya Yildirim telah bersiap ke kantor tapi lagi2 Candan menahannya. Saat Yildirim keluar Candan pun tersenyum licik kemudian Candan mengeprint sebuah dokumen dan memalsukan tanda tangannya. Lalu Candan pergi dengan sebuah taksi. Saat Candan baru saja pergi, mobil Cagatay datang.

Hazal sedang meladeni ayahnya sarapan pagi. Lalu sambil sarapan, Hazal mengatakan suatu permintaan pada ayahnya tapi sepertinya Cihan tidak mengabulkan. Hazal pun terlihat kesal. Sementara itu Dilara juga sedang sarapan bersama Cansu juga Ozan.Mereka membicarakan sesuatu dan gak beberpam lama Dilara beranjak pergi.

Hazal keluar dari lift dan menyapa seseorang bernama Emra. Hazmy membukakan pintu untuknya dan segera mengantar Hazal ke sekolah. Sementara Kerimans edang menkmatisarapannya dan Ozkan yang sudah tersadar muncul. Keriman membahas tentang Cihan yang mengantarkan Ozkan pulang dannnnnn mereka bertengkarrrrrr (selalu dan selalu).

Gulseren sedang bersama Cikden dan staff yang lain membahas pekerjaan tapi Gulseren lebih banyak melamun. Setelah seorang staff itu pergi, Gulseren mendekat pada Cikden dan mengatakan sesuatu lalu bercerita tentang Cihan. Beberapa saat kemudian Cikden menyuruh Gulseren mengecek pekerjaan dan Cikden keluar sambil membawa ponselnya kembali ke ruangannya

Baca Juga  Sinopsis Cansu Hazal Season 2 Episode 78

Sinopsis Cansu & Hazal 2 Episode 48 ANTV

Harun sedang menerima laporan dari Cagatay mengenai keberadaan Candan. Setelah itu Harun menelpon Cikden menggunakan panggilan video. Cikden mungkin terlupa jika panggilan video ponselnya terkoneksi dengan laptopnya dan saat itu posisi Gulseren duduk berada di depan laptop Cikden. Cikden menerima panggilan Harun dan Gulseren bisa mendengar dengan jelas dari tempatnya apa yang mereka bicarakan. Harun dan Cikden menceritakan tentang Gulseren, Cihan dan Dilara tanpa menyadari Gulseren mendengar semuanya. Gulseren pun menutup laptop dengan geram. ia bergegas menuju ruangan Cikden. Cikden terkejut menyadari kedatangan Gulseren yang langsung memakinya habis2an. Gulseren pun langsung keluar dari ruangan CIkden dan mengemasi barangnya lalu segera pergi, Cikden mengejarnya tapi Gulseren tidak memperdulikannya. Gulseren menuruni lift dengan perasaan kacau. Cikden sendiri menghubungi Harun dan menceritakan semuanya. Harun pun terlihat kesal.

Yildirim mendatangi Cihan di dark blue. Yildirim memberinya sebuah dokumen dan menjelaskannya. Dan gak lama keudian Yildirim beranjak pergi. Sementara itu Gulseren datang dengan taksinya ke dark blue dan ia langsung menemui Cihan kemudian menanyakan siapa itu Harun Erguvan. Cihan dengan bingung menjelaskan lalu Gulseren menjelaskan semuanya dan membuat Cihan terkejut.

Harun menggumamkan nama Dilara berulang2 dan ia menelponnya. Dilara sendiri sibuk membereskan baju2nya bersama Emine, ia mereject panggilan Harun, Harun hendak mengirim SMS padanya tapi diurungkannya dan ia melempar ponselnya.

Gulseren masih membicarakan tentang Harun pada Cihan dan pada akhirnya mereka berbaikan, sementara Candan menemui seorang lelaki di sebuah kantor dan ia berbicara mengenai pekerjaan dengannya. Lalu ia memberikan dokumen yang telah dipalsukan tanda tangan oleh Candan. Lelaki itu memeriksa sebentar kemudian diberikannya kembali pada Candan. gak lama kemudian Can dan meninggalkan kantor tersebut dan masuk ke dalam mobil dimana Yurcel sudah menunggunya.

Ozkan sudah berada di bengkel dan mengobrol bersama Engin, mereka membicarakan Keriman. Candan pun masih dalam perjalanan bersama Yurcel dan berbincang2. Saat mendekati hotel tempatnya, Candan melihat mobil Cagatay dan ia meminta Yurcel membelokkan mobilnya ke arah lain. Candan lalu menelpon Yildirim dan mengabarkan tentang keberadaan Cagatay.

Dilara kedatangan tamu dua orang wanita. Salah satu dari mereka membaca koran yang memberitakan tentang Alper dan menyangkut nama ayah Dilara.Mereka kemudian membahasnya. gak lama kemudian dua orang wanita tersebut pamit. Setelah mereka pergi, Dilara mengambil koran dan membacanya.

Cihan dan Dilara tiba di bandara, mereka sempat berdebat sesaat di pintu bandara. Candan berada di rumah Yildirim. Yildirim mengambilkan minuman untuk Candan agar Candan merasa tenang tapi Candan tetap ketakutan. Pintu kemudian diketuk dan Yildirim melihatnya yang ternyata hanya seorang lelaki yang datang mengantar tas dan koper Candan. Candan menarik napas lega, diapun memeluk Yildirim yang berusaha menenangkannya.
Sinopsis Cansu & Hazal 2 Episode 48 Tayang Rabu, 10 Agustus 2016

Baca Juga  Sinopsis Cansu Hazal 2 Minggu 4 September - Episode 73

Deriya tiba di apartemen Gulseren, Gulseren sendiri sedang menyiapkan makan malam. Kemudian Deriya mengajaknya mengonrol tapi tiba2 bel rumah berbunyi. Gulseren bergegas membukanya.

Cihan dan Dilara tiba di London, mereka kini sedang di ruang tunggu sebuah RS. Seorang perawat muncul dan berkata pada Dilara jika Dokter akan datang beberapa menit lagi. Dilara merasa cemas dan Cihan menenangkannya. Beberapa saat kemudian  sang Dokter muncul dan menyapa mereka lalu mengajak ke ruangannya. Dokter menjelaskan sesuatu.

Gulseren, Deriya dan Cansu menikmati makan malam bersama sambil mengobrol. Gulseren terkejut saat Cansu berkata Dilara sedang berada di London. Sementara Dilara sudah siap menjalani operasinya. Dokter memeriksanya terlebih dahulu dan Dilara melihat  bayinya di layar monitor yang terpampang dihadapannya. Untuk sesaat Dilara tertegun menatap gambar bayinya, perawat mendekatinya dan bertanya apakah ia siap untuk dioperasi. Butuh waktu untuk Dilara berkata “iya”. Tapi saat perawat akan menyuntikkan cairan, dengan sigap Dilara langsung bangun dari tidurnya dan menyuruh perawat untuk berhenti melakukan pekerjaannya. Dengan resah Dilara menatap layar monitor tersebut.

Dokter bertanya pada Dilara yang terlihat kebingungan, Dilara menjawab pertanyaan sang dokter dan kemudian dokter dan perawat tersebut keluar ruangan. Cihan masuk dan melihat Dilara, Dilara menangis dan mengatakan sesuatu pada Cihan. Dilara berusaha menjelaskan jika ia tidak akan pernah tega menghilangkan bayinya. Cihan menenangkannya.

Deriya membicarakan sesuatu dengan Gulseren sementara Harun menceritakan pada ayah angkatnya saat2 pertemuan pertamanya denagn Dilara dan juga saat kebersamaan yang lain. Sementara Gulseren  menemani Cansu tidur dikamarnya, mereka mengobrol dahulu sambil berpelukan. Mereka membicarakan Dilara.

Pagi harinya, Cihan dan Dilara keluar dari bandara dan mereka membicarakan sesuatu sementara Gulseren terbangun dan menatap Cansu yang masih tertidur disebelahnya.

Cihan sendiri pulang ke apartemennya dan melihat Hazal tkdur di sofa. Cihan menyelimutinya dan menciumnya, sedangkan Dilara juga telah sampai di kediamannya menggunakan taksi. Begitu masuk ke dalam rumah, Emine menyambutnya dan menanyakan sesuatu. Kemudian Dilara bergegas ke kamarnya.

Di kamarnya Cihan terduduk dan mencoba menghubungi Dilara dan menanyakan keadaannya. Dilara lalu mengatakan sesuatu pada Cihan dengan menahan tangis. Cihan terus menyemangati Dilara. Usai menutup telepon, Dilara pun menangis.

Harun masih berada di kafe ayah angkatnya, ia menghidangkan sarapan untuknya dan untuk ayah angkatnya. Mereka lalu makan bersama, Harun mencoba menghubungi Dilara tapi ponsel Dilara sedang tidak aktif dan Harun terus saja menghubunginya hingga membuat ayah angkatnya terheran2 melihat tingkah Harun. Baca Selanjutnya Sinopsis Cansu Hazal 2 Kamis 11 Agustus – Episode 49

Sinopsis Cansu Hazal 2 Minggu 2 Oktober – Episode 101
Sinopsis Cansu Hazal 2 Minggu 2 Oktober – Episode 101
Sinopsis Cansu Hazal 2 Minggu 2 Oktober
Sinopsis Cansu Hazal 2 Sabtu 1 Oktober – Episode 100
Sinopsis Cansu Hazal 2 Sabtu 1 Oktober – Episode 100
Sinopsis Cansu Hazal 2 Sabtu 1 Oktober
Sinopsis Cansu Hazal Season 2 Episode 97
Sinopsis Cansu Hazal Season 2 Episode 97
Sinopsis Cansu Hazal Season 2 Episode 97.
Sinopsis Cansu Hazal Season 2 Episode 96
Sinopsis Cansu Hazal Season 2 Episode 96
Sinopsis Cansu Hazal Season 2 Episode 96.
Baca juga×

Top