Sinopsis Mohabbatein Antv Episode 301

dalam Mohabbatein

Sinopsis Mohabbatein Antv Episode 301

Sinopsis Mohabbatein Antv Episode 301. Malam itu setelah mengantar Ishita ke pesta lajangnya Shagun, Raman mampir dulu untuk membeli bunga mawar dan berkata “Aku harap, Ishita menyukainya” ujar Raman senang, saat itu Mihika menelfon Raman “Kak Raman, dimana kak Ishita ?” tanya Mihika cemas “Aku sudah mengantarnya 30 menit yang lalu”, “Tapi ia tak ada disini, ia juga tak mengangkat telfonku” Raman langsung mematikan telfonnya dan berkata “Apakah mungkin ia sedang keluar karena merasa bosan dengan pestanya, aku akan menelfonnya, ia pasti akan mengangkat telfonku” ujar Raman sambil menelfon Ishita, rupanya seorang laki laki yang mengangkat telfonnya Ishita, Raman kaget “Berikan ponsel ini pada yang punya !” bentak Raman marah “Dia sedang bersama kami disini, ia datang kesini di pesta bujang kami untuk menghibur kami” Raman semakin kaget “Sial !”

Raman bergegas pergi dari sana secara terburu buru, sementara itu Ashok meminta Ishita untuk menghibur mereka dan minum bersama mereka “Ayooolah Ishita, Parmeet bahkan ada disini” Ishita benar benar tak percaya “Parmeet, suruh Ishita minum” Ishita langsung membentak Ashok “Ashok, kamu akan menjadi anggota keluarga, bagaimana bisa kamu melakukan hal ini ? Dengan menggunakan nama Shagun ? Pernikahanmu besok, beraninya kamu !” bentak Ishita “Ayoolah, Ishita,jangan lakukan drama Sati Savitri, aku tahu kamu ingin datang kesini kan ? Aku tahu perhatian dan kasih sayang seorang perempuan, kamu ingin kami semua ini berkata tak dan meninggalkan semua ini ?”, “Tutup mulutmu !” bentak Ishita “Kenapa ? Aku mempunyai surat ijinnya untuk melakukan hal hal yang nakal hari ini” semua laki laki yang ada disana langsung mengelilingi Ishita “Ashok ! Katakan pada mereka untuk hentikan semua ini ! Menjauhlah dari ku ! Jangan sentuh aku !” bentak Ishita dengan nada marah,

Baca Juga  Sinopsis Mohabbatein Antv Episode 213

Saat itu Raman dalam perjalanan ke tempat pesta bujang Ashok dengan perasaan cemas, Ishita berusaha menghindar dari laki laki yang hadir di pesta bujang Ashok “Biarkan aku pergi !” ujar Ishita kemudian lari keluar, laki laki itu mengejar Ishita untuk menghentikannya “Hati hati nyonya Ishita !” teriak Parmeet senang melihat kepanikan Ishita, mereka semua keluar melihat tontonan ini dengan perasaan senang, laki laki itu memegang tangan Ishita, Ishita berusaha memberontak dan berteriak minta tolong “Tolooong ! Lepaskan aku !” bentak Ishita, tepat pada saat itu Mani datang kesana dan langsung menghajar orang tersebut, Suraj, Ashok dan Parmeet yang tadinya menikmati penampilan Ishita yang ketakutan langsung terdiam dan memperhatikan mereka,

Raman juga akhirnya datang kesana dan melihat perkelahian Mani dengan seorang laki laki, Ishita menangis, Raman bergegas berlari kearah Ishita, Ashok kaget melihat Raman, Raman menjauhkan Mani dari orang itu lalu mulai memberikan pukulan yang sangat keras pada orang itu sambil berkata “Bagaimana bisa kami menyentuh istriku !”, “Kenapa istrimu bisa datang ke pesta ini ?” ujar orang itu “Biarkan Raman datang, istri seorang CEO mengambil bagian dalam pesta seperti ini” sindir Ashok,

Raman lalu menghajar laki laki itu dengan tongkat “Mani, tolong hentikan Raman” pinta Ishita “Ashok Khanna, aku tahu kamu dan para anak buahmu itu yang melakukan ini semua, aku akan menghajar kalian semua seperti seekor anjing !” bentak Raman, security langsung memegangi Raman, Raman lalu melepaskan dirinya dan mencoba menenangkan Ishita “Tidak usah khawatir Ishu, ayoo kita pulang” mereka berdua bergegas pergi dari sana, begitu Raman dan Ishita pergi, Mani menatap ke arah Ashok

Ishita menangis dalam pelukkan Raman “Apa yang terjadi, Ishu ? Aku bersamamu, ayoo, sini duduklah” Raman berusaha menghibur istrinya ini “Aku selalu bersamamu, tak ada seorangpun yang bisa berbuat apapun”, “Raman, kalau kamu tak datang, maka ,,,” Raman menyela ucapan Ishita “Aku akan mengambil air”, “Jangan, Raman,jangan pergi” Ishita merasa ketakutan, Raman berusaha meyakinkan Ishita, sementara itu Ashok menghampiri Mani dan berusaha menjelaskan apa yang terjadi “Aku tadi mengira belly dancer / penari perut tapi ternyata Ishita yang datang, aku benar benar kaget”, “Aku tak bisa dengan begitu mudah di bodohi, hati hati tuan Ashok” Mani bergegas pergi dari sana, mereka bertiga, Ashok, Parmeet dan Suraj tertawa terbahak bahak memikirkan apa yang dialami oleh Ishita tadi,

Baca Juga  Sinopsis Mohabbatein Antv Episode 241

Sedangkan Ishita sedang menutupi tubuhnya dengan kain saree, Raman memberinya segelas air, Ishita meminumnya dan menangis “Kamu tahu, Raman,semua orang menatap kearahku tadi disana, mereka membuat masalah padaku”, “Apakah Shagun mengirimkan sms padamu ?” tanya Raman heran “Iyaa tapi aku tak mengkonfirmasinya dengan Mihika, aku tak tahu kalau semua ini akan terjadi” ujar Ishita, Ishita langsung memeluk Raman “Baiklah, tak akan terjadi apa apa, ayooo kita pulang ke rumah” Raman kemudian menyuruh Ishita duduk didalam mobil, Mani melihat kebersamaan mereka dari kejauhan, Raman dan Ishita kemudian pergi dari sana, dalam hati Mani merasa lega “Raman telah mengurusi Ishu dengan baik kali ini, aku kira ia akan marah tapi bagaimana bisa Ishu datang kesini ? Aku harus mencari tahu siapa yang telah melakukan hal ini ?” bathin Mani geram. Baca Selanjutnya Sinopsis Mohabbatein Antv Episode 302

Update Sinopsis di Facebook
| Kumpulan Sinopsis Anak Jalanan
| Sinopsis Anugerah Cinta
| Sinopsis Ashoka
| Sinopsis Gopi Antv
| Sinopsis Lonceng Cinta
| Sinopsis Mohabbatein
| Sinopsis Thapki

loading…

Baca selengkapnya:

Sinopsis Mohabbattein Antv Episode 804
Sinopsis Mohabbattein Antv Episode 804
Sinopsis Mohabbattein Antv Episode 804. Rinki pulang
Sinopsis Mohabbatein Antv Episode 538
Sinopsis Mohabbatein Antv Episode 538
Sinopsis Mohabbatein Antv Episode 538. Romi dan
Sinopsis Mohabbatein Antv Episode 536
Sinopsis Mohabbatein Antv Episode 536
Sinopsis Mohabbatein Antv Episode 536. Raman disetrum
Sinopsis Mohabbattein Antv Episode 800
Sinopsis Mohabbattein Antv Episode 800
Sinopsis Mohabbattein Antv Episode 800. Ruhi mencapai
Baca juga×

Top